1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Jelang dilewati obor, ASN di Malang pakai pin dan stiker Asian Games

Pemerintah Kota Malang telah menggelar serangkaian acara penyambutan obor dan membawa keliling kota sepanjang sekitar 21 Km.

©2018 Merdeka.com Editor : Rizky Wahyu Permana | Contributor : Darmadi Sasongko | Senin, 16 Juli 2018 17:22

Merdeka.com, Malang - Kota Malang menjadi salah satu yang bakal dilintasi obor Asian Games 2018. Bahkan obor bersumber dari api abadi di New Deli India itu dijadwalkan akan menginap semalam pada 20 Juli mendatang.

Pemerintah Kota Malang telah menggelar serangkaian acara penyambutan obor dan membawa keliling kota sepanjang sekitar 21 Km.

"Pada 20 Juli nanti, kita harus menunjukkan semangat dan kekuatan secara bersama-sama," kata Sutiaji, Wali Kota Malang (Plt) di Balai Kota Malang, Senin (16/7).

Hari ini, secara simbolis dilakukan pemasangan pin Asian Games 2018 kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Malang . Pemasangan pin juga dilakukan oleh seluruh ASN di seragam masing-masing. Selain itu juga dilakukan penempelan stiker Asian Games 2018 di kaca mobil dinas.

Sutiaji dalam sambutannya mengatakan, semagat profesionalitas dan fairplay dalam olahraga patut diadopsi dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai positif dalam pertandingan patut menjadi penyemangat suasana kerja di lingkungan ASN.

Tidak boleh ada prasangka yang tidak baik terhadap saudara dan teman, dan seperti itulah dalam olahraga. Semangat dan kerjasama tim, etos dan budaya kerja dengan saling mengisi satu dengan lain agar tercipta super team.

"Manusia tidak ada yang sempurna, tapi ada yang lebih untuk menutupi yang kurang. Itu filosofi dari olahraga bisa kita ambil pelajaran," tuturnya.

"Filosofi olahraga harus menyatu dengan diri kita. Demikian pula ketika kita bermusyawarah, berdebat dan memberikan saran bagus tetap menjadi satu persatuan ASN Kota Malang," tuturnya.

"Sekadar baju apalah artinya, tapi hati kita satu warga negara Indonesia. Merah putih menjadi kekuatan kita semua untuk menyatukan ide bangsa dan kepentingan bersama," tambahnya.

Johan Fuadi, lurah Kidul Dalem Kota Malang secara simbolis mewakili penyematan pin Asian Games untuk ASN. Lingkungannya siap ikut menyambut dalam gelaran tersebut.

"Kelurahan Kidul Dalem nantinya akan dilewati pawai obor Asian Games dan saya siap akan sosialisasikan ke warga untuk memeriahkan pawai," ujar Johan.

Rencana obor akan disambut di perbatasan Kabupaten Malang di Kawasan Kacuk, sebelum dibawa menuju Balai Kota Malang.

Rute arak-arakan obor akan melintasi Jalan S Supriadi Kebenaran, Jalan Raya Kepuh Sukun; Jalan Arief Maroko, Jalan KH Hasyim Ashari, Jalan Kawi, Jalan Ijen, Jalan Semeru dan finish di balai kota.

Konvoi atlet, seniman, komunitas dan komponen masyarakat akan mengawal pawai tersebut. Setidaknya 600 orang akan terlibat dalam pawai tersebut. Obor akan melanjutkan perjalanan pada 21 Juli dini hari menuju Gunung Bromo bersama atlet berkuda, Nabila Syakieb.

Obor Asian Games 2018 melintasi 45 negara dan 51 kota di Indonesia. Kirab Obor dimulai dengan pengambilan api abadi di India pada Minggu (15/7).
Penyalaan obor dilakukan di Major Dhyan Chand National Stadium melibatkan Presiden Asosiasi Olimpiade India Narinder Batra, Menteri Olahraga India Rajyavardhan Singh Rathore, Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc Erick Thohir) dan Wei Zhijong (OCA).

Obor diberangkatkan dari India dan akan dipadukan dengan api abadi asal Merapen, Jawa Tengah pada Rabu (18/7) di Candi Prambanan. Setelah itu, obor akan dibawa secara estafet mengelilingi Pulau Jawa, Bali, dan seluruh kawasan Indonesia.

Obor akan diarak oleh perwakilan dari daerah, sponsor dan panitia melalui 18 provinsi yang mencakup 54 kota di Indonesia.

PILIHAN EDITOR

(RWP) Laporan: Darmadi Sasongko
  1. Sutiaji
  2. Kota Malang
  3. Pemkot Malang
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA