1. MALANG
  2. AREMANIA

Arema FC pulang dengan tangan hampa dari lawatan ke markas Madura United

Arema FC harus rela pulang dengan tangan hampa dari lawatan mereka ke kandang Madura United dan mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 2-0.

©2016 Merdeka.com Reporter : Rizky Wahyu Permana | Senin, 11 September 2017 09:00

Merdeka.com, Malang - Arema FC harus rela pulang dengan tangan hampa dari lawatan mereka ke kandang Madura United. Pada laga yang digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Arema FC harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan dua gol tanpa balas.

Skor akhir 2-0 untuk Madura United ini sekaligus memutus catatan Arema FC yang belum kalah pada beberapa pertandingan terakhir. Dua gol kemenangan Madura United ini dicetak oleh Slamet Nurcahyo pada menit ke-53 dan menit ke-83.

Pada awal laga, Arema FC sendiri sudah menurunkan formasi yang cukup eksperimental. Mereka tidak memainkan penyerang murni di laga tersebut, selain itu juga menggunakan tiga bek tengah di laga tersebut.

Sejak awal laga, kedua tim sudah mulai saling tukar serangan. Walau begitu, Madura United yang bermain sebagai tuan rumah lebih mendominasi serangan di laga tersebut.

Formais Arema FC yang tidak menggunakan penyerang murni di ujung tombak terbukti membuat serangan mereka menjadi tumpul. Tidak adanya penyelesaian yang bagus dan pemantul bola di lini depan membuat Arema hanya mengandalkan serangan dari sayap dan lini tengah.

Hal yang sama juga terjadi pada kubu Madura United. Tidak bermainnya Greg Nwokolo dan peter Odemwingie terbukti juga membuat penyelesaian akhir dari Madura United kurang tajam.

Barisa pertahanan dari kedua kesebelasan juga bermain cukup disiplin dan mampu meredam serangan-serangan yang datang ke mereka. Hingga babak pertama berakhir, kedudukan untuk kedua kesebelasan masih 0-0.

Pada babak kedua, Madura united akhirnya berhasil mencetak gol pertama mereka. Permainan kombinasi yang dilakukan oleh Rendi Siregar dan Slamet Nurcahyo berhasil memecah pertahanan Arema dan diselesaikan dengan sebuah gol.

Tertinggal, Arema FC kemudian berusaha bermain lebih agresif dengan memasukkan penyerang andalan mereka, Cristian Gonzales menggantikan Syaiful indra Cahya. Selain itu Juan Pablo Pino yang mengalami masalah di harmstring juga ditarik keluar dan digantikan oleh Dendi Santoso.

Perubahan formasi ini membuat serangan Arema FC menjadi lebih tajam dan membahayakan pertahanan Madura United. Berbagai serangan yang dilakukan oleh Arema FC cukup berhasil membuat barisan pertahanan lawan menjadi kerepotan.

Namun pada menit ke-83, justru Madura United yang kembali menggandakan kedudukan. Slamet Nurcahyo berhasil menyambut bola muntahan dari tendangan Thiago Furtuoso dan menggandakan kedudukan untuk tuan rumah.

Hingga peluit panjang pertandingan berbunyi, kedudukan tetap 2-0 untuk Madura United. Kekalahan ini membuat Arema FC tertahan di posisi ketujuh klasemen sementara dengan 34 poin.

PILIHAN EDITOR

(RWP)
  1. Kabar Arema
  2. Arema FC
  3. Liga 1
  4. Laporan Pertandingan
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA