1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Soekarwo sindir pelayanan dan integritas anggota DPRD Malang

Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyindir soal pelayanan masyarakat dan kekosongan anggota DPRD Kota Malang.

©2018 Merdeka.com Editor : Rizky Wahyu Permana | Contributor : Darmadi Sasongko | Rabu, 12 September 2018 11:21

Merdeka.com, Malang - Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyindir soal pelayanan masyarakat dan kekosongan anggota DPRD Kota Malang, akibat 41 anggota dewan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebelum mengkritik, Pak Dhe, demikian Soekarwo biasa dipanggil, mengawali dengan memuji prestasi pelayanan Kota Malang berikut sekian penghargaan yang diterima.

Namun, di sela sambutannya menyampaikan kritiknya begitu melihat jarum jam dinding di Gedung DPRD Kota Malang yang tidak cocok. Gaya Pak Dhe pun mengundang tawa para hadirin yang memenuhi gedung DPRD Kota Malang tersebut.

"Kalau tidak dilakukan diskresi sebagai mana perintah Pak Menteri, kita bisa berbulan-bulan dan tugasnya wakil ketua tidak berfungsi. Hanya menerima demo di depan," kata Soekarwo dalam sambutannya di Gedung DPRD Kota Malang, Senin (10/9).

"Saya kira hari ini kita lebih produktif. Pak Menteri, saking kekosongan kepemimpinan, sampai jam pun tidak cocok. Tidak ada yang ngurus pak. Inilah satu hal yang kecil. Tidak ada yang ngurus, apalagi urusan masyarakat Malang," tambah Soekarwo menyindir.

Pak Dhe dalam sambutannya mengatakan, perintah diskresi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) kepada Gubernur Jatim sebagai sesuatu yang tidak hanya berdasarkan kepastian hukum, keadilan, tetapi juga mempertimbangkan aspek manfaat bagi masyarakat Kota Malang.

"Semua agama meletakkan manfaat menjadi dasar terakhir di dalam suatu kehidupan. Hukum juga seperti itu, selain kepastian dan keadilan, adalah manfaat," tegasnya.

Diskresi sebagaimana Undang-Undang bertujuan melancarkan penyelenggaraan pemerintahan, mengisi kekosongan, memberikan kepastian hukum, mengatasi stagnasi pemerintahan dalam kondisi tertentu guna kemanfaatan untuk kepentingan umum.

Kehadiran Mendagri, kata Pak Dhe, dalam rangka ingin memastikan bahwa manfaat masyarakat Kota Malang lebih dulu atau dipentingkan daripada yang lain.

Pemerintah daerah dan DPRD merupakan mitra sejajar yang memiliki peran dan tanggung jawab mewujudkan pemerintahan yang efektif, efisien, produktif dan akuntabel. Anggota DPRD yang baru dilantik dan Plt Wali Kota bekerja sama terhadap hal-hal yang perlu dilaksanakan secara seksama dan cepat.

Soekarwo pun menyampaikan pesan penting untuk diingat DPRD Kota Malang di akhir sambutannya. Pak Dhe menekankan tentang integritas yang harus selalu dijaga.

"Integritas ini tidak ada ukurannya, belum bisa diganti mesin. Maka sebagian saudara saya yang 41 orang memiliki problem integritas," terangnya.

"Tolong saling mengingatkan. Kita harus betul-betul mengakui kalau bukan haknya. Itu dicek betul, pimpinan dewan, wali kota, enggak usah dipercepat kalau masih ada debat. Mungkin belum ketemu titik memperjuangkan aspirasi," pungkasnya.

PILIHAN EDITOR

(RWP) Laporan: Darmadi Sasongko
  1. Peristiwa
  2. KPK
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA