1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Satpam UB yang tewas dianiaya temannya alami luka memar di kepala

Satpam UB yang tewas dianiaya temannya alami luka memar di kepala awalnya sama-sama menikmati minuman keras.

©2016 Merdeka.com Editor : Rizky Wahyu Permana | Contributor : Darmadi Sasongko | Rabu, 06 Desember 2017 15:19

Merdeka.com, Malang - Anggota Satpam Universitas Brawijaya (UB) Malang, Aditya Wahyu (25) yang tewas dianiaya, semula bersama-sama pelaku, Iwan A (38) menikmati minuman keras di salah satu lokasi di kampus tersebut. Dalam kondisi setengah mabuk, mereka mendapat undangan merayakan ulang tahun di Karaoke Studio One, Jalan Borobudur Kota Malang.

Sisa minuman yang dinikmati dari basement FEB UB itu kemudian dibawa ke tempat karaoke. Korban dan pelaku pun melanjutkan minum-minumannya di tempat karaoke, sebelum insiden penganiayaan terjadi.

"Hasil autopsi meninggalnya korban akibat kehabisan nafas. Di kepala bagian belakang korban ada luka memar, bercak-bercak darah juga," kata Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, Selasa (5/12).

Korban meninggal dunia dalam perjalanan ke Rumah Sakit Universitas Brawijaya (UB) Malang. Diduga korban tidak segera mendapat pertolongan, karena oleh teman-teman korban terlebih dahulu dibawa ke basement FEB UB, tempat awal mereka pesta miras.

"Keterangan saksi, korban dibawa ke basement UB. Kemudian ke pos, disampaikan kepada teman korban kejadiannya. Karena melihat kondisi korban yang semakin lemah akhirnya dibawa ke rumah sakit," jelas Asfuri.

Rumah sakit menyatakan, kalau korban meninggal dunia sekitar 20 menit sebelum tiba. Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) untuk diautopsi.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Ambuka Yudha mengatakan, penganiayaan terjadi secara spontan dan tidak ada unsur perencanaan. Korban dalam pengaruh alkohol tidak bisa mengendalikan diri.

Korban berteriak-teriak membuat gaduh yang oleh pelaku kemudian diseret keluar dari room 9. Penganiayaan terjadi di room 7 yang dalam kondisi kosong.

"Terjadi spontan, karena pengaruh alkohol, ditarik keluar tetapi korban malah menggigit. Karena mungkin emosi, dibawa ke satu room yang beda dengan room sebelumnya. Di situlah korban diduduki di tengkuknya, korban dalam posisi tengkurap dipukuli oleh tersangka," jelasnya.

Tersangka memukul korban dengan tangan kosong sebanyak lima kali dan pelaku langsung lemas pingsan. Lokasi lebam bekas pukulan berada di bagian dada ke atas, diduga akibat pukulan pelaku.

Polisi mengamankan sisa botol minuman keras yang ditemukan di ruang karaoke. Miras tersebut diduga sisa dari yang dinikmati di basement UB, dan dibawa masuk ke ruang karaoke. 

Korban sendiri tercatat sebagai satpam outsourching di Universitas Brawijaya (UB) Malang. Korban warga Desa Martapuro, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Sementara tersangka Iwan A, tercatat sebagai warga Jalan Ikan Piranha Atas Gang V, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Tersangka berstatus PNS. 

PILIHAN EDITOR

(RWP) Laporan: Darmadi Sasongko
  1. Peristiwa
  2. Universitas Brawijaya
  3. Kriminal
  4. Kota Malang
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA