1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Kesan pertama menjajal Tol Pandaan - Malang, jarak tempuh hanya 7 menit

"Saya lewat hanya 7 menit, kalau lewat jalur normal hari biasa bisa lebih dari 30 menit," jelas salah satu pengguna.

©2018 Merdeka.com Editor : Rizky Wahyu Permana | Contributor : Darmadi Sasongko | Selasa, 12 Juni 2018 03:47

Merdeka.com, Malang - Pengguna tol fungsional Pandaan - Malang diminta berhati-hati dan tidak melebihi kecepatan yang disarankan, yakni 40 Km per jam. Pengendara juga diminta waspada, karena di titik tertentu ada turunan drastis.

"Enak bisa cepat, cuma banyak jalan yang belum rata, kalau kecepatan agak tinggi terasa loncatan turunnya. Ada yang tiba-tiba turun, terus naik," kata Medyanto, salah seorang pengguna tol Pandaan-Malang di Pintu Keluar Karanglo, Senin (11/6).

Medy, warga Pasuruan, baru kali pertama menggunakan jalur tol sepanjang 11 Km itu. Dari pintu Sumberwuni sampai keluar Karangploso ditempuh dalam waktu sekitar 7 menit.

"Saya lewat hanya 7 menit, kalau lewat jalur normal hari biasa bisa lebih dari 30 menit," katanya.

Medy merasakan adanya sambungan dengan posisi yang agak tinggi, kemudian langsung drastis turun. Karena baru pertama menggunakan, dirinya agak kaget, sementara kendaraan di depannya juga dengan kecepatan yang sama.

"Turunnya agak kurang mulus. Jalan rata, terus agak turun drastis. Sebelum Pasar Sapi. Kalau bisa minta diberi tanda, tapi secara keseluruhan sudah bagus dan enak," urainya.

Ditambahkan Kanit Rajawali, Ipda Ahmad Taufik, tol memang dalam kondisi belum sempurna. Oleh karena itu pengemudi diminta berjalan dengan kecepatan normal, selalin demi keselamatan juga dapat menghindari debu berterbangan.

"Berhati-hati. Batas kecepatan 40 meter per jam. Karena jalan masih banyak pasir dan debu, licin," katanya di Pos Pantau Pengamanan Karanglo.

Selain itu, kata Taufik, banyak persimpangan jalan kampung di tengah tol. Harus tetap berhati-hati meskipun sudah disiapkan flagman yang mengatur.

Setidaknya tiga sampai empat persimpangan yang harus berbagi dengan pengguna jalan di perkampungan yakni Banjararum, Dengkol dan Bedali Agung.

Sejumlah flagman juga disiagakan di setiap tikungan, lokasi masuk dan keluar tol. Dua sampai 4 orang disiagakan oleh Jasa Marga.

PILIHAN EDITOR

(RWP) Laporan: Darmadi Sasongko
  1. Mudik Lebaran
  2. Lebaran 2018
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA