Jumlah pemudik di Bandara Abdulrachman Saleh Malang cenderung turun pada H-2 Lebaran.
Merdeka.com, Malang - Jumlah pemudik di Bandara Abdulrachman Saleh Malang cenderung turun pada H-2 Lebaran. Sebab, sejak jauh hari para pemudik sudah meninggalkan Malang untuk merayakan Lebaran di kampung halaman.
Kepala UPT Bandara Abdulrachman Saleh Malang, Suharno mengatakan, libur Lebaran yang panjang membuat pemudik yang menggunakan jasa penerbangan tidak terkonsentrasi di jelang hari H. Jauh hari sudah memilih pulang kampung, terutama para mahasiswa.
"Belum terpantau peningkatan, tetapi cenderung landai. Ada kemungkinan karena liburnya panjang. Jadi calon penumpang lebih bebas memilih hari. Kalau dahulu-dahulu kan mepet banget," kata Suharto saat dihubungi Rabu (13/6).
Puncak pemudik justru terjadi pada Sabtu (9/6) lalu. Selebihnya, terjadi penurunan hingga saat ini.
"Kenaikan kemarin itu, Sabtu kemarin, itu puncaknya sampai sekitar 3.900 orang datang dan pergi," katanya.
Secara reguler, penerbangan Bandara Abdulrachman Saleh Malang sebanyak 14 kali, 12 penerbangan tujuan Jakarta dan dua penerbangan masing-masing tujuan Bandung dan Denpasar.
Namun khusus Lebaran maskapai penerbangan Citilink menambah dua kali penerbangan rute Jakarta-Malang dan Malang-Jakarta. Secara umum pelayanan bandara berjalan lancar dan aman dengan cuaca yang cerah.
"Tambahan ekstra flight dua kali untuk Jakarta-Malang, Malang-Jakarta oleh Citilink," tegasnya.