1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Pabrik pengolahan plastik di Malang ludes terbakar

Sebuah pabrik pengolahan plastik di Lawang, Kabupaten Malang ludes terbakar sejak dini hari.

©2018 Merdeka.com Editor : Rizky Wahyu Permana | Contributor : Darmadi Sasongko | Selasa, 12 Juni 2018 00:42

Merdeka.com, Malang - Sebuah pabrik pengolahan plastik di Lawang, Kabupaten Malang ludes terbakar sejak dini hari. Api baru berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran berjibaku selama sekitar 5 jam dengan mengerahkan sepuluh unit mobil pemadam kebakaran.

Api diperkirakan mulai membakar PT Tri Surya di Jalan Ketindan, Lawang, Kabupaten Malang sekitar pukul 00.30 WIB dini hari. Api diduga bersumber dari konsleting listrik yang menyambar bahan plastik yang diolah.

Namun karena barang yang terbakar berbahan dari plastik, PMK butuh waktu untuk memadamkan nyala api yang saat itu terus membesar. Saat ini yang tersisa hanya api kecil-kecil di lokasi yang terus dilakukan pembasahan.

Kapolsek Lawang, Kompol Gaguk Sulistiyo Budi mengatakan api sudah berhasil dipadamkan. Namun petugas terus melakukan pembasahan lokasi agar tidak kembali menyala.

"Api kecil-kecil masih ada, tetapi intinya sudah berhasil dipadamkan. Petugas sedang melakukan pembasahan," kata Gaguk Sulistiyo Budi, Senin (11/6).

Gaguk menambahkan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan lebih jauh untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Saat ini petugas masih dalam tahap fokus pada pemadaman.

Sementara itu, warga yang penasaran masih bergelombang menyaksikan sisa kebakaran. Beberapa terlihat mengabadikan dengan kamera handphonenya.

H Siswanto, pemilik pabrik kepada wartawan mengatakan, kebakaran terjadi begitu cepat, sehingga empat karyawan yang berjaga tidak mampu menjinakkan api. Sumber api diduga konsleting listrik dari lampu penerangan yang menyambar barang - barang di sekitar yang mudah terbakar.

"Yang terbakar ada plastik sisa kebakaran yang lama, kayu palet dan kertas," kata Siswanto.

Pabrik tersebut sebelumnya juga pernah terbakar sekitar Februari 2017, dan sejak berdiri sekitar 30 tahun lalu sudah tiga kali di jalan api. Kebakaran kedua dinilai yang paling besar dengan kerugian mencapai Rp 10 miliar. Sementara kerugian kebakaran saat ini sekitar Rp 1 miliar.

"Kalau kebakaran yang dulu sempat mengenai rumah warga," tegasnya.

PILIHAN EDITOR

(RWP) Laporan: Darmadi Sasongko
  1. Peristiwa
  2. Kabupaten Malang
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA