1. MALANG
  2. GAYA HIDUP

Neurosesick suarakan keresahan single melalui Dementia

Dementia sendiri merupakan representasi atas kegelisahan Neurosesick atas langkanya sisi kemanusiaan terutama pada orang dengan status dan kuasa.

©2017 Merdeka.com Reporter : Rizky Wahyu Permana | Minggu, 05 Maret 2017 08:25

Merdeka.com, Malang - Sebagai salah satu genre yang identik dengan kota Malang, walaupun kurang terdengar nyaring selama beberapa tahun terakhir namun hardcore masih menolak untuk terkubur. Hal inilah setidaknya yang didapat melalui rilisan terbaru dari salah satu unit hardcore kawakan kota Malang, Neurosesick.

Dilansir dari Kapanlagi.com, band yang melabeli identitas bermusiknya sebagai hardcore holocaust ini tetap memilih melangkah di skena musik underground Malang. Terbaru, mereka juga siap merilis materi baru dalam bentuk single yang bertajuk Dementia.

Dementia sendiri merupakan representasi atas kegelisahan Neurosesick atas langkanya sisi kemanusiaan, keadilan, hingga kejujuran, terutama orang-orang dengan 'status dan kuasa'. Cara berpikir yang menurun hingga mengaburkan sisi manusiawi itu dirangkum secara gelap dalam tembang ini.

Masih tetap diramu dengan hardcore yang cukup old school dan secara lugas, lagu ini dipacu secara kencang dan tetap ngebut. Single ini sendiri merupakan hasil kolaborasi Neurosesick dengan Arief Gobel, vokalis brutal death metal kawakan dari Rotten Corpse/Rottenomicon.

Lagu Dementia ini sendiri merupakan single pertama dari Neurosesick unutk split tape mereka dengan band sludge punk asal Lousiana, Amerika Serikat, Wartrodden. Split tape ini sendiri juga akan dirilis oleh label tarung Records dalam waktu dekat ini.

Single serta split tape ini akan menjadi penanda awal menjelang album baru mereka yang kini sedang disusun. Penasaran dengan single ini? simak langsung di bawah ini:

PILIHAN EDITOR

(RWP)
  1. Musik
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA