1. MALANG
  2. AREMANIA

Mantan kiper Sriwijaya FC, Yogi Triana, telah bergabung dengan Arema FC

Pada sesi latihan Selasa (26/12), mantan kiper Sriwijaya FC, Yogi Triana telah bergabung dengan Arema FC.

©2017 Merdeka.com Reporter : Rizky Wahyu Permana | Rabu, 27 Desember 2017 17:06

Merdeka.com, Malang - Arema FC akhirnya mendapat tambahan seorang pemain pada posisi penjaga gawang. Dilansir dari Bola.net, Pada sesi latihan Arema di Lapangan Dirgantara kompleks Lanud Abdulrahman Saleh Malang, Selasa (26/12), mantan kiper Sriwijaya FC, Yogi Triana telah bergabung dengan Arema.

Pada sesi latihan ini, Yogi bergabung dengan kiper-kiper Arema lainnya seperti Joko Ribowo, Utam Rusdiyana, Teddy Heri dan Andriyas Francisco. Bergabungnya Yogi ini akhirnya terjadi setelah sempat dirumorkan bergabung dengan Arema pada tahun lalu walau kemudian justru Dwi Kuswanto yang merapat ke Malang.

Yogi Triana sendiri bukanlah kiper terakhir yang bakal bergabung dengan Arema FC musim ini. Mereka rencananya juga masih akan kedatangan Kurniawan Kartika Ajie yang selama ini memang dikabarkan bakal merapat ke klub tersebut.


Pelatih Kiper Arema FC, Yanuar 'Begal' Hermansyah, mengatakan bahwa kedatangan Yogi merupakan hal yang sudah direncanakan oleh tim pelatih. Penjaga gawang berusia 23 tahun tersebut diharapkan mampu menambah kokoh barisan penjaga gawang Arema FC.

"Kami harap, Yogi bisa menambah solid komposisi pemain kami di sektor penjaga gawang," ujar Begal.

Walau Yogi baru bergabung terakhir, namun bukan berarti bahwa dia hanya akan menjadi pelapis. Dia dianggap tetap berpeluang untuk menjadi kiper utama Arema.

"Saya berharap kedatangan Yogi ini bisa menambah ketat persaingan di sektor kiper. Siapapun yang nantinya paling siap, ia yang bakal dimainkan," tuturnya.

Sementara itu, Pelatih Kepala Arema FC, Joko 'Gethuk' Susilo menyebut bahwa kedatangan Yogi sudah berdasar evaluasi tim pelatih terkait kondisi tim musim lalu. Cederanya Kurnia Meiga pada musim kompetisi lalu membuat Arema tak memiliki sosok pengganti mumpuni.

"Karenanya kita belajar dari pengalaman ini. Justru sangat tidak masuk akal jika kita tak menjadikan hal inj sebagai Persita," tandas Gethuk.

PILIHAN EDITOR

(RWP)
  1. Kabar Arema
  2. Bursa Transfer
  3. Arema FC
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA