1. MALANG
  2. AREMANIA

Ketua Umum PSSI sebut tidak pernah ada rencana mogok kompetisi Liga 1

Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi menyebut bahwa rencana mogok kompetisi oleh klub-klub peserta Liga 1 sesungguhnya tidak pernah terjadi.

©2016 Merdeka.com Reporter : Rizky Wahyu Permana | Rabu, 11 Oktober 2017 19:27

Merdeka.com, Malang - Ancaman mogok yang sebelumnya diungkap 15 klub anggota Liga 1 terhadap PT Liga Indonesia Baru (LIB), diklarifikasi oleh Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi. Dilansir dari Bola.net, usai pertemuan dengan perwakilan klub peserta Liga 1 pada Selasa (10/10), Edy menyebut bahwa media salah mengartikan respons yang diberikan oleh klub kepada PT LIB selaku operator kompetisi.

Sebelumnya, 15 klub yang menamakan diri sebagai Forum Klub Sepakbola Profesional Indonesia (FKSPI) ingin tiga aspek penting dalam penyelenggaraan sepakbola, yakni bisnis, teknis, dan legal, bisa dipertanggungjawabkan PT LIB. Mereka juga melontarkan siap mogok kompetisi jika 14 tuntutan mereka tidak dipenuhi.

"Yang katanya mau mogok mau mogok, oh tidak. Ini wartawan saja memancing-mancing sehingga mereka ngomong. Tadi ngomong juga gara-gara wartawan itu pak, gitu tadi. Berarti yang salah wartawan," ujar Edy.

Edy juga turut membeberkan aspek bisnis dalam Liga 1, yakni pembagian keuntungan berdasarkan rating televisi. Edy tak menampik ada empat klub yang memiliki jumlah penonton televisi terbanyak dibanding yang lainnya.

Transparansi mengenai penghitungan keuntungan siaran pertandingan disebut Edy bukan urusan PSSI. Sebab, stasiun televisi yang jadi pemegang hak siar berhak menentukan formula agar seluruh partai yang disiarkan selama semusim laku ditonton.

"Rating televisi yang menyalahi televisi dong. Yang menjadwalkan itu kan tergantung TV. TV-nya ini TV One," ucap Edy.

"Lantas dasar rating itulah, TV One itu bisnis, dia butuh penonton banyak. Dari hasil rating yang tertinggi adalah Persib, yang kedua Arema, yang ketiga Persija, keempat Bali United, PS TNI yang ke-15," tandasnya.

PILIHAN EDITOR

(RWP)
  1. Liga 1
  2. Edy Rahmayadi
  3. PSSI
  4. PT LIB
  5. FKSPI
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA