1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Rendra Kresna sayangkan penutupan pulau Sempu untuk kegiatan wisata

Adanya larangan kegiatan wisata di pulau Sempu disayangkan oleh Bupati Malang, Rendra Kresna.

©2016 Merdeka.com Reporter : Rizky Wahyu Permana | Rabu, 11 Oktober 2017 16:39

Merdeka.com, Malang - Adanya larangan kegiatan wisata di pulau Sempu disayangkan oleh Bupati Malang, Rendra Kresna. Dilansir dari Antara, kebijakan ini sendiri dikeluarkan oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur.

"Pulau Sempu merupakan salah satu mutiara alam yang tak diragukan lagi keindahannya, namun kini harus ditutup dan masyarakat umum tidak bisa lagi menikmati," kata Rendra.

Rendra menyebut bahwa kalau memang ada kerusakan karena kegiatan wisata atau lainnya, BBKSDA dipersilakan untuk menindak dan memproses secara hukum siapapun pelakunya. Oleh karena itu dia sangat menyayangkan penutupan tersebut.

Menurut Rendra, keprihatianannya atas penutupan ini bukan hanya berdasar kepentingan pendapatan semata. Namun hal ini juga karena keberlanjutan proses saling menjaga kawasan konservasi yang selama ini melibatkan masyarakat setempat beserta unsur lain di wilayah pesisir laut selatan.

Pulau Sempu sendiri dianggap Rendra sebagai salah satu keindahan alam yang dimiliki bersama dan sudah dikenal dunia. Status dari Sempu sendiri sebenarnya merupakan cagar alam dan berada di bawah pengelolaan BBKSDA Jatim.

"Pulau Sempu ini milik bersama, bahkan dunia. Ini yang kami prihatinkan. Sebenarnya, kalau Pulau Sempu ditutup dari kegiatan wisata hanya karena statusnya sebagai kawasan cagar alam, itu kurang tepat," katanya.

Sebagai contoh, Rendra menyebut bahwa di berbagai daerah lain, tidak ada larangan bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam. Selain itu, di pulau Sempu juga terdapat pendamping wisata serta terdapat pengelola yang dinilainya merupakan kelompok yang cinta lingkungan.

Rendra mengaku pihaknya sejak awal meminta agar pulau Sempu tetap terbuka untuk umum tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan di kawasan itu. Selain itu, dia menyebut bahwa masalah pulau Sempu ini harus didudukkan secara proporsional, sebab antara lingkungan, pariwisata dan kemiskinan menjadi satu kesatuan integral yang tidak terpisahkan.

"Kami ingin lingkungan tetap terjaga, pariwisata tetap berjalan sehingga berpengaruh terhadap warga sekitar, terutama kesadaran terhadap lingkungan serta manfaat dari adanya wisata tersebut. Ini yang saya sebut sebagai pengelolaan berkelanjutan," tandasnya.

PILIHAN EDITOR

(RWP)
  1. Kabupaten Malang
  2. Rendra Kresna
  3. Pariwisata
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA