1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Belasan kambing tewas di kabupaten Malang diduga akibat binatang buas

Penyebab kematian 17 ekor kambing di kabupaten Malang masih misterius. Namun, warga menduga itu merupakan ulah binatang buas.

Diduga terkaman hewan buas, belasan kambing tewas tercabik-cabik. ©2016 Merdeka.com Editor : Siti Rutmawati | Contributor : Darmadi Sasongko | Rabu, 13 September 2017 19:09

Merdeka.com, Malang - Penyebab kematian 17 ekor kambing di kabupaten Malang masih misterius. Polisi melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian hewan ternak yang menghebohkan warga tersebut.

"Kita melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan kepada pemilik dan masyarakat sekitarnya," kata Kapolsek Karangploso AKP Farid Fathoni, Kabupaten Malang, Rabu (13/9).

Fathoni mengaku belum dapat memastikan penyebab kematian kambing-kambing jenis domba tersebut. Pihaknya hanya bisa mengira-ngira yang belum tentu kebenarannya.

"Kita masih mengira-ngira saja. Warga sekitar juga mengaku tidak ada mendengar apapun. Warga tidak tahu, kemungkinan binatang buas," katanya.

Fathoni mengatakan, secara geografis tidak menutup kemungkinan adanya hewan buas yang berkeliaran. Karena lokasi kandang yang berdekatan dengan persawahan.

Guna mengantisipasi, Fathoni meminta warga untuk melakukan ronda bergiliran untuk menjaga kemungkinan kejadian terulang. Karena memang warga sekitar banyak yang berternak kambing.

"Antisipasinya, masyarakat ronda dan menjaga keamanan," katanya.

Sementara, Subono, Petugas Teknis Peternakan Karangploso menduga, kematian kambing karena terkaman anjing. Setelah memperhatikan luka-luka yang ditimbulkan, kemungkinan akibat cakaran.

"Hanya mengisap darahnya. Tidak ada bagian tubuh yang hilang," tegasnya.

Subono melakukan pengobatan dua kambing yang masih hidup. Kambing tersebut diberi air hangat dan gula, serta suntikan vitamin.

Menurut Subono, kejadian serupa pernah terjadi di kecamatan Dau beberapa tahun lalu. Penyebabnya juga karena serangan hewan liar jenis anjing hutan.

Diketahui sebelumnya, sebanyak 17 ekor kambing tewas tercabik-cabik di dusun Ketangi, desa Tegalgondo, kecamatan Karangploso, kabupaten Malang. Dua dalam kondisi masih hidup dengan berbagai luka di tubuhnya.

Pemilik domba, Muhammad Effendi (46) mengaku menemukan bangkai kambing berserakan di luar kandang. Sebelumnya tidak pernah menemukan kejadian serupa dan tidak ada warga yang memelihara anjing.

"Kita di sini petani semua. Tidak pernah melihat hewan buas. Ini (kambing) sebagian bunting, yang kecil-kecil masih nyusu," katanya.

PILIHAN EDITOR

(SR) Laporan: Darmadi Sasongko
  1. Peristiwa
  2. Kabupaten Malang
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA