1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Geledah Balai Kota Malang, KPK cari data APBD 2015

Penggeledahan KPK ke Balai Kota Malang terkait pencarian data APBD 2015.

Suasana pemeriksaan KPK di Balai Kota Malang. ©2017 merdeka.com/darmadi sasongko. ©2016 Merdeka.com Editor : Rizky Wahyu Permana | Contributor : Darmadi Sasongko | Kamis, 10 Agustus 2017 10:28

Merdeka.com, Malang - Petugas KPK meninggalkan ruang kerja Wali Kota Malang di Balaikota Malang sekitar pukul 18.45 WIB. Sejumlah petugas dengan pengawalan ketat membawa berkas dalam tiga buah koper.

Tidak ada keterangan apapun dari lembaga antirasuah tersebut. Para petugas langsung menuju kendaraan dan meninggalkan Balai Kota.

Wali Kota Malang Moch Anton usai pemeriksaan mengungkapkan, bahwa dirinya hanya diminta menyaksikan pemeriksaan yang dilakukan petugas KPK. "Kalau apa yang dilakukan, saya kurang tahu, yang jelas tadi ada beberapa ruangan (diperiksa), ruang Sekda, ruang Wawali, ruang sekpri dan ruang asisten. Kalau data apa saja yang diambil, tadi Pak Sekda yang mengikuti," kata Anton, Rabu (9/8) malam.

Anton menegaskan, petugas KPK tidak melakukan pemeriksaan hanya pengambilan data saja. Dirinya sama sekali tidak ditanya apapun, kecuali hanya menunggu pemeriksaan.

"Ndak jelas (yang dicari), dia menunjukkan suratnya bahwa sedang menjalankan untuk kelengkapan data," katanya.

Sementara Sekretaris Daerah Wasto mengungkapkan, petugas KPK mencari data yang sedang dicari. Sehingga seluruh ruangan dilakukan penggeledahan dan mengambil sejumlah berkas. "Saya disuruh menyaksikan, kalau beliau sedang mencari data," tegasnya.

Data yang dibawa oleh KPK berupa data Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2015. Namun terkait kasusnya, Wastu mengaku tidak tahu.

"Data APBD 2015. Yang dibawa APBD Induk. Terkait apanya saya tidak tahu," tegas Wasto.

Wasto juga mengaku tidak tahu adanya kabar penetapan tersangka sejumlah pejabat. Pihaknya juga menjawab tidak tahu dengan adanya Kantor Dinas Pekerjaan Umum yang juga diperiksa dan disegel.

PILIHAN EDITOR

(RWP) Laporan: Darmadi Sasongko
  1. Peristiwa
  2. Kota Malang
  3. KPK
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA