1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Berdalih untuk beli susu, MB curi alat pertukangan di Sumpil

Seorang pria di Malang mencuri alat pertukangan milik tetangganya dengan dalih untuk membeli susu bagi anaknya.

©2016 Merdeka.com Reporter : Rizky Wahyu Permana | Rabu, 15 Juni 2016 13:09

Merdeka.com, Malang - Berdalih demi membeli susu anaknya yang masih balita, MB (33) nekat mencuri alat pertukangan milik tetangganya. Dilansir dari Merdeka.com, pria satu anak itu ditangkap beserta barang hasil curiannya.

MB berhasil ditangkap ketika dia hendak menjual barang hasil curiannya tidak jauh dari rumahnya. Barang curian disita berupa gerinda, dua bor listrik, alat serut kayu, gergaji, dan catok kayu dengan nilai sekitar Rp 10 juta.

Sehari-harinya MB bekerja serabutan dan diduga mencuri alat pertukangan di Jalan Sumpil, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Karena kehilangan sangat besar yang dialami oleh korban, maka MB langsung dilaporkan ke Polsek setempat.

Kanit Reskrim Polsek Blimbing, Malang, Iptu Yoyok Ucuk Suyono mengatakan, berdasarkan laporan itu dilakukan pengintaian. Petugas melihat tersangka sedang membawa alat-alat diduga hasil curian yang akan dijual.

"Ditangkap saat akan menjual barang curiannya ke loakan," kata Yoyok di Mapolsek Blimbing, Kota Malang, Selasa (14/6).

Aksi pencurian tersebut dilakukan oleh tersangka pada 8 juni, tidak berselang lama, pada esok harinya MB langsung diamankan oleh Polisi. MB melakukan aksinya pada tengah malam saat pemilik barang sedang tidur terlelap. Pelaku masuk ke rumah penyimpanan alat tersebut dengan cara mencongkel bagian pintu depan.

Yoyok mengatakan bahwa saat ini pihaknya juga tengah mengembangkan dengan kasus lain. Perkembangan ini muncul karena sebelumnya juga terungkap penadah sengaja membeli alat-alat pertukangan.

"Diduga memiliki keterkaitan, masih kita lidik keterkaitannya dengan kasus yang lain," ucap Yoyok.

Atas perbuatannya, tersangka terancam Pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman yang diterima oleh MB adalah di atas 5 tahun.

Yoyok juga berpesan agar masyarakat waspada dengan aksi kejahatan menjelang Ramadan. Jangan sampai rumah dalam keadaan kosong.

"Kalau pun kosong harus ada yang dipercaya untuk mengawasi," tutup Yoyok.

PILIHAN EDITOR

(RWP)
  1. Peristiwa
  2. Kriminal
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA