1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Dirjen Peternakan gelar Rakor dengan pelaku usaha ternak di Malang

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita berkunjung ke kabupaten Malang, Selasa (18/4) siang.

Dirjen PKH. ©2017 Merdeka.com Reporter : Siti Rutmawati | Rabu, 19 April 2017 12:19

Merdeka.com, Malang - Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita berkunjung ke Kabupaten Malang, Selasa (18/4) siang. Kunjungan Diarmita disambut langsung oleh Bupati Malang, Rendra Kresna, didampingi Wakil Bupati Malang, Sanusi di Piringgitan Kantor Bupati Malang. Dalam kunjungannya, Diarmita memimpin langsung Rapat Koordinasi Pelaku Usaha Peternakan Ayam Petelur di Kabupaten Malang. Kegiatan tersebut diikuti para peternak dan pebisnis di bidang perunggasan.

Rapat koordinasi tersebut digelar dengan tujuan agar pelaku usaha bisa menyampaikan permasalahan yang dialami di lapangan. Beragam permasalahan pun disampaikan, mulai tentang pakan, kandang hingga produk. Data menunjukkan bahwa kabupaten Malang memiliki populasi ras ayam kampung : 2 juta , ras petelur : 5 juta, dan ras pedaging : 28 juta.

Bupati Malang, Rendra Kresna menyampaikan apresiasi kepada Diamitra terkait upaya mendukung dan mengatasi permasalahan terkait peternakan. Salah satunya, terkait harga telur yang mengalami penurunan harga drastis dan membuat peternak mengalami kerugian.

"Begitu dengan perkembangan ayam dagingnya. Kita banyak berharap kepada para perusahaan semua ini untuk menjadi pahlawan. Bulan puasa dan lebaran mendatang bisa mahal dan bisa memberikan keuntungan bagi para peternak," tutur Rendra.

Sementara itu, Diarmita menuturkan bahwa dari Rapat Koordinasi (Rakor) tersebut, pihaknya bisa bersama-sama berdiskusi mencari solusi atas permasalahan yang sekarang dihadapi para peternak dan pengusaha di bidang unggas. Diarmita membenarkan permasalahan yang disampaikan Rendra sebelumnya, yakni harga telur yang terjun bebas hingga Rp 14,2 ribu tiap kilogramnya.

"Ini tentu sangat mengganggu para peternak. Kami Pemerintah Pusat berusaha menjadi bapak dari anak-anaknya, bagaimana caranya bisa mengatasi permasalahan ini. Kami berharap para peternak tetap bersemangat tinggi untuk tetap mengelola usahanya. Sedangkan, bagi para perusahaan atau pengusaha bisa ikut mendongkrak pasar agar para peternak mendapatkan keuntungan," paparnya.

PILIHAN EDITOR

(SR)
  1. Kabupaten Malang
  2. Ekonomi
  3. Rendra Kresna
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA