1. MALANG
  2. AREMANIA

Milan Petrovic menyebut bahwa sepak bola seharusnya bukan ajang kebencian

Milan Petrovic menyebut bahwa tak seharusnya sepak bola menjadi ajang persemaian kebencian.

©2018 Merdeka.com Reporter : Rizky Wahyu Permana | Kamis, 27 September 2018 09:56

Merdeka.com, Malang - Pelatih Arema FC Milan Petrovic mengomentari rivalitas berlebih yang terjadi di sepak bola Indonesia yang bahkan hingga menelan korban jiwa. Dilansir dari Bola.net, Milan menyebut bahwa tak seharusnya sepak bola menjadi ajang persemaian kebencian.

"Saya sangat sedih melihatnya," ujar Milan Petrovic.

"Menurut saya, tak seharusnya sepak bola dibumbui hal seperti ini. Ini sama sekali tidak benar," sambungnya.

Bagi Milan, sejatinya, sepak bola adalah ajang yang penuh rasa cinta. Kehadiran suporter pun, sambung pelatih asal Serbia ini, untuk mendukung tim dengan rasa cinta.

"Mereka hadir di lapangan karena kecintaan pada tim yang didukung," tuturnya.

"Suporter mendukung bukan dengan membenci tim lain, atau suporter lain," ia menambahkan.

Sebelumnya, sepak bola Indonesia kembali memakan tumbal. Haringga Sirila, salah seorang suporter Persija Jakarta, harus kehilangan nyawanya usai menjadi korban pengeroyokan sejumlah suporter Persib Bandung, kala menyaksikan laga antara Persib dan Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (23/09) sore.

Sementara itu, Milan berharap bahwa insiden ini merupakan yang terakhir di sepak bola Indonesia. Pelatih berusia 57 tahun tersebut menyebut bahwa sepak bola Indonesia akan lebih baik tanpa rivalitas salah kaprah seperti yang terjadi selama ini.

"Saya harap hal seperti ini bisa lekas diakhiri," tandasnya.

PILIHAN EDITOR

(RWP)
  1. Kabar Arema
  2. Arema FC
  3. Liga 1
  4. Milan Petrovic
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA