1. MALANG
  2. KABAR MALANG

TNI siap tanggung jawab tewasnya petani di dekat lapangan tembak

Danyon 464 Wing 2 TNI AU: Saya secara pribadi turut berduka cita dengan kejadian ini. Saya bertanggung jawab dengan musibah yang terjadi hari ini

©2016 Merdeka.com Editor : Siti Rutmawati | Contributor : Darmadi Sasongko | Selasa, 08 Agustus 2017 20:17

Merdeka.com, Malang - Komandan Batalyon (Danyon) 464 Wing 2 TNI Angkatan Udara menyampaikan duka cita atas musibah meninggalnya Buwawi (50). Korban merupakan petani penggarap lahan AURI yang meninggal dunia di dekat lapangan tembak.

Korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit Saipul Anwar (RSSA) Malang.

"Saya secara pribadi turut berduka cita dengan kejadian ini. Saya bertanggung jawab dengan musibah yang terjadi hari ini," kata Mayor Pas Muhammad Misbahul Munir, Danyon 464 Wing 2 TNI AU di Rumah Sakit Saipul Anwar (RSSA) Malang, Selasa (8/8).

Kasusnya saat ini tengah dalam penyelidikan sesuai prosedur yang berlaku. Penyebab kematian korban sendiri belum diketahui secara pasti dan tengah dilakukan autopsi.

"Secara prosedur kita sedang lakukan olah TKP di lokasi dan tentunya akan secara resmi disampaikan oleh Dinas," katanya.

TNI AU mengaku memiliki prosedur yang wajib dilalui setiap latihan menembak, dan prosedur tersebut sudah dilalui. Lokasi tersebut juga merupakan area steril bagi siapapun.

Sementara itu, Kepala Desa Baturetno, Kecamatan Singosari, Mufid mengungkapkan, bahwa satu jam sebelum latihan selalu diberi peringatan. Selain itu juga dipasang bendera merah di lokasi.

"Biasanya satu jam sebelum latihan sudah diberi aba-aba. Biasanya lewat speaker memberi tahu. Buktinya lainnya sudah meninggalkan tempat," katanya.

Mufid sendiri juga menyampaikan bahwa dirinya maupun warga yang lain tidak mengetahui langsung kronologi kejadian. Saat itu korban mengaku terkena peluru nyasar dan berusaha memberikan pertolongan.

Buwawi meninggal dunia dalam upaya penyelamatan oleh warga setempat. Korban mengaku terkena peluru nyasar saat sedang beraktivitas di ladang yang digarapnya.

PILIHAN EDITOR

(SR) Laporan: Darmadi Sasongko
  1. Peristiwa
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA