1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Banyak bencana, Ketua MPR minta pemerintah siapkan kekuatan prima

Cuaca ekstrem, Ketua MPR Zulkifli Hasan meminta pemerintah meningkatkan kesiapsiagaannya dengan kekuatan prima.

Ketua MPR, Zulkifli Hasan. ©2016 Merdeka.com Editor : Siti Rutmawati | Contributor : Darmadi Sasongko | Minggu, 03 Desember 2017 16:33

Merdeka.com, Malang - Sejumlah bencana banyak melanda di Tanah Air, salah satunya akibat intensitas hujan yang sangat tinggi. Pemerintah diminta siap siaga dengan kekuatan prima untuk menghadapi segala kejadian dari seluruh pelosok negeri.

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan meminta pemerintah meningkatkan kesiapsiagaannya. Negara melalui lembaga-lembaga terkaitnya harus hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

"Gunung Agung kemarin, saya harap betul-betul pemerintah bisa mempersiapkan diri dengan baik, membantu masyarakat dengan baik, siap, sigap dan siaga. Karena kemarin saya dengar ada keluhan masyarakat di Gunung Agung yang terdampak erupsi itu yang belum tersentuh dengan baik. Segera ditanggulangi," kata Zulkifli Hasan dalam Jambore Relawan Muhammadiyah di Dome Universitas Muhammadiyah Malang, Jumat (1/12).

Tidak dipungkiri akan terjadi kekurangan di sana-sini, tetapi harus segera tertanggulangi. Selain itu harus memperbaiki diri, berkoordinasi dengan lembaga-lembaga terkait agar dengan cepat ditangani.

"Ada yang cepat ada yang belum cepat. Kemarin di kampung saya juga terlambat bantuannya, karena medannya sulit," katanya.

"Tetapi kalau BNPB-nya siap, saya kira akan mudah ditanggulangi. Saya harap pemerintah, ini bencana sudah mulai banyak terjadi di mana-mana. Tolong kesiapannya harus prima," sambungnya.

Zulkifli juga mengatakan Jambore Relawan Muhammadiyah sebagai bentuk kesiapsiagaan guna menghadapi segala kemungkinan. Relawan harus siap dan siaga menghadapi apapun yang terjadi di negeri, sekaligus sebagai bakti pada Nusa dan Bangsa.

"Tentu relawan tangguh adalah relawan yang punya keterampilan di bidangnya. Kalau relawan tidak punya ketrampilan bahaya," tegasnya.

PILIHAN EDITOR

(SR) Laporan: Darmadi Sasongko
  1. Peristiwa
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA