1. MALANG
  2. PARIWISATA

Festival Kota Tua Malang 2018 di Lawang bakal jadi surga bagi pecinta heritage

Festival Kota Tua Malang bakal menyajikan bangunan-bangunan kuno yang tersisa di Lawang

Beberapa rumah tua di Lawang. ©2018 Merdeka.com Editor : Rizky Wahyu Permana | Sabtu, 15 September 2018 07:57

Merdeka.com, Malang - Wilayah Malang Raya bakal memiliki satu lagi gelaran yang wajib dikunjungi. Acara bertajuk Festival Kota Tua Malang 2018 ini bakal digelar pada 27-29 September 2018 di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Festival Kota Tua Malang bakal menyajikan bangunan-bangunan kuno yang tersisa di Lawang. Jumlahnya sangat banyak dan cukup beragam. Ada yang berupa rumah tinggal, penginapan, kantor dan fasilitas publik lainnya.

Peninggalan-peninggalan ini menunjukkan bahwa Lawang pernah menjadi wilayah penting, dan juga strategis. Terutama di masa kolonial Belanda lalu.

Lawang adalah wilayah yang sejuk. Karena berada di ketinggian dan dilingkupi area perkebunan. Belum lagi suguhan bentang alam yang amat elok, dengan gunung-gunung menjulang di batas cakrawala. Kondisi ini menjadikan Lawang cocok untuk tempat peristirahatan. Tak heran jika di zaman penjajahan, Lawang menjadi kawasan yang sangat diincar.

Selain menikmati atmosfer Kota Tua, dalam event yang pertama digelar ini, kita juga diajak menikmati berbagai acara yang seru. Seperti pertunjukan seni-budaya, musik, pameran industri kreatif, festival kopi, dan aneka macam kuliner.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengapresiasi Festival Budaya Kota Tua Malang. Sebab, bisa menjadi sarana untuk mempromosikan potensi pariwisata serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Malang.

"Banyak keunikan keunikan warisan budaya nenek moyang yang ditampilkan di sini, ini harus dilestarikan," kata Menpar Arief Yahya, Selasa (11/9).

Menurutnya, Festival Kota Tua Malang adalah bagian dari upaya memperkuat atraksi.

"Malang merupakan destinasi kelas dunia. Apalagi mereka juga memiliki ikon Bromo Tengger Semeru (BTS) yang telah ditetapkan sebagai destinasi prioritas. BTS telah ditetapkan sebagai 10 Bali Baru," kata Menpar Arief Yahya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara menambahkan, banyak atraksi yang akan memanjakan pengunjung Festival Kota Tua Malang.

"Festival Lawang Kota Tua ini baru pertama digelar dan itu murni ide dari masyarakat Lawang. Kita akan memberikan kesan pertama yang mengesankan. Festival ini hadir sebagai bagian dari upaya untuk mengangkat pariwisata heritage dan wisata edukasi di Lawang itu sendiri. Selama kegiatan itu bagus yang berdampak positif bagi masyarakat dan pariwisata di Kabupaten Malang, kami akan memberikan dukungan penuh," tutur Made Arya.

Menurutnya Made Arya, Festival Kota Tua Malang merupakan salah satu event pariwisata yang bagus. Diharapkan, event ink bisa terus digelar tahun-tahun berikutnya.

"Siapapun selama dia bisa kita bantu, kita kerjasama. Selama kegiatan itu riil, selama kegiatan bagus sama-sama multiple effect-nya itu kepada masyarakat, itu saja kuncinya. Kita tidak bisa ngomong satu-dua kali ya, itu pasti tiga tahun atau empat baru kita bisa merasakan multiple effect-nya," jelas Made Arya.

Di luar acara festival, wisatawan dapat menikmati pesona keindahan destinasi yang ada di Lawang. Penggemar wisata heritage juga bisa mengunjungi Candi Singosari dan Candi Sumberawan. Yang suka wisata alam yang indah dan sejuk, Lawang juga punya Kebun Teh Wonosari dan Taman Safari Prigen.

Untuk mencapai Kabupaten Malang juga tidak sulit. Sudah banyak direct flight ke Malang dari Jakarta. Berbagai jadwal kereta, bis, dan penerbangan dari berbagai kota seperti Jakarta, Jogja, dan Bali sudah tersedia.

Soal penginapannya? Jangan khawatir. Malang banyak sekali hotel dan penginapan. Baik yang murah hingga mewah. Jenisnya juga sangat beragam. Mulai dari hotel, guess house dan homestay juga tersedia. Jadi mau tunggu apalagi, segera datang ke Malang.

PILIHAN EDITOR

(RWP)
  1. Sejarah Malang
  2. Wisata Sejarah
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA