1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Liswan Gajayana Bawa Kota Malang Raih Penata & Penyaji Terbaik di Festival Tari Jatim

Kontingen Kota Malang memukau pengunjung dan Tim Juri lewat tari besutan penata gerak, Paramudita Selvia dan R. Arbella.

Kontingen Kota Malang di Festival Tari Jatim 2019. ©2019 Merdeka.com Reporter : Zain M | Contributor : Darmadi Sasongko | Senin, 06 Mei 2019 11:18

Merdeka.com, Malang - Tari Liswan Gajayana mengantarkan Kota Malang meraih Penata & Penyaji Terbaik dalam Festival Tari Jawa Timur 2019. Kontingen Kota Malang memukau pengunjung dan Tim Juri lewat tari besutan penata gerak, Paramudita Selvia dan R. Arbella.

Tari Liswan Gajayana menampilkan sosok penari yang lucu dan ceria berlatar belakang masa Raja Gajayana. Seorang penari penjelajah dengan nama samaran Liswan melakukan perjalanan rohani melalui sapa warganya lewat pendekatan kesenian tari. Liswan sendiri sesungguhnya sosok pangeran Gajayana.

Keahlian tari serta komunikasi yang merakyat, lucu dan menceriakan mengilhami setiap gerak tari Liswan Gajayana. Tarian itu menghantarkan penghargaan terbaik bagi Kota Malang.

"Apa yang diraih memperlihatkan bahwa kota Malang memiliki potensi yang sangat besar di bidang seni dan budaya. Pemkot Malang mengapresiasi sekaligus mendorong pemajuan kebudayaan di kota Malang," kata Ida Ayu Wahyuni, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang.

Dayu, demikian Perempuan ini dipanggil, menekankan tarian dapat menjadi aset wisata yang potensial.

Liswan Gajayana ditampilkan secara apik oleh 8 penari muda. Mereka adalah Sandhidea Cahyo Narpati, Ahmad Razan Rizqi, Refoma Patria, Dimas Bagus Atmananto, Andhika Khairunnisa, Elfira Rachman Setyawati, Rifka Ferdianti dan Athif Yuliati.

Selain Kota Malang, kategori penata tari terbaik juga diraih Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Blitar. Sedangkan kategori Penyaji juga diraih Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Blitar.

(ZM) Laporan: Darmadi Sasongko
  1. Seni
  2. Malang Kreatif
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA