1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Hadapi Ramadan, Gubernur Jatim dan Walikota Malang Sidak Pasar Dinoyo

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Walikota Malang, Sutiaji pastikan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan aman.

Gubernur dan Walikota sidak pasar Dinoyo. ©2019 Merdeka.com Editor : Zain M | Senin, 06 Mei 2019 13:01

Merdeka.com, Malang - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Walikota Malang, Sutiaji melakukan sidak di Pasar Terpadu Dinoyo Kota Malang, Sabtu (4/5) pagi.

Khofifah memastikan stok bahan pokok aman selama Ramadan. Gubernur juga memastikan bahwa stok bahan pokok menjelang dan saat Ramadan semuanya sangat cukup.

Tiba di pasar Dinoyo, kedua pimpinan daerah ini langsung menuju kios penjual sembako dan bahan pokok lainnya. Setelah itu, rombongan meninjau lapak penjualan daging ayam dan daging sapi. Di sana ia berbincang dan mendengar langsung keluhan para pedagang dan pembeli.

Dalam sidak kali ini, komoditi yang jadi perhatian khusus adalah bawang putih. Walaupun bukan bahan pokok, tapi komoditi ini menjadi kebutuhan utama dalam rumah tangga maupun restoran. Saat ini sedang terjadi kelangkaan stok di pasaran sehingga harganya melonjak.

 

“Tapi Insya Allah tanggal 10 Mei 2019 kapal yang mengangkut bawang putih merapat di Pelabuhan Tanjung Perak, kita koordinasi juga dengan tim Bea Cukai mudah-mudahan tanggal 15 Mei 2019 sudah bisa sampai ke pasar sehingga akan terjadi normalisasi harga,” kata Khofifah.

Menurut data yang ia terima, jumlah bawang putih yang akan masuk di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sebanyak 84.600 ton. Sedangkan kebutuhan Jawa Timur per bulan mencapai 4.690 ton.

“Bila digenapkan menjadi 5.000 ton, berarti kita butuh 15.000 ton. Dan InsyaAllah aman sampai dengan 3 bulan ke depan,” lanjutnya Khofifah.

Fenomena kenaikan harga ini menurut Khofifah merupakan dampak psikologis menjelang puasa dan lebaran serta tahun baru, dikarenakan meningkatnya permintaan. Selain bawang putih yang juga naik karena kenaikan psikologis adalah telur dan daging ayam.

Selain bahan pokok, Khofifah juga memastikan ketersediaan gas Elpiji dan BBM dari mulai H-7 sebelum lebaran sampai H+4 pasca lebaran. Ketersediaan BBM ini juga disiapkan di beberapa titik terminal utama seperti di Tuban dan Surabaya.

Selain ketersediaan elpiji dan BBM, Khofifah juga memastikan ketersediaan listrik. Di mana PLN akan menyiapkan mobil yang bisa memberikan layanan tim gardu mobile sebanyak 174 tim. Hal ini untuk memastikan ketersediaan listrik ketika salat Tarawih terutama di malam-malam ganjil Ramadan.

“Kita ingin memastikan melalui koordinasi sangat intensif dengan PLN. Insya Allah ketersediaan listrik sangat cukup,” kata gubernur.

(ZM)
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA