1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Dua pelajar SMA di Jatim dinobatkan sebagai Duta Sungai 2017

Dua pelajar SMA di Jatim dinobatkan sebagai Duta Sungai 2017 dalam even Puncak Gebyar 20 Tahun Jaring-jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air.

Penobatan Duta Sungai 2017 oleh Perum Jasa Tirta I. ©2017 Merdeka.com Editor : Siti Rutmawati | Contributor : Darmadi Sasongko | Kamis, 31 Agustus 2017 17:03

Merdeka.com, Malang - Dua pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah Jawa Timur (Jatim) terpilih sebagai Duta Sungai 2017. Adalah Rahmat Firdansyah, siswa SMAN 2 Jombang dan Cinthia Aisyah Saraswati, siswi SMAN 2 Kota Malang. Keduanya berhasil memenangkan kontes setelah melalui sejumlah tahapan seleksi.

"Jika ada Duta Pariwisata, Duta Kebudayaan, kita punya Duta Sungai," kata Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) I, Raymond Valiant Ruritan, di Gedung Pertamina SMKN 2 Kota Malang, Rabu (30/8).

Kata Raymond, urgensi dari pemilihan Duta Sungai karena siswa ingin memiliki tokoh idola dan panutan. Ini adalah role model, di mana seorang duta menjadi inspirasi bagi siswa yang lain. Duta Sungai yang telah dipilih selanjutnya akan diajak berkeliling untuk sosialisasi tentang air dan sungai dalam berbagai even.

Masalah terkait air dan sungai sangat besar di pulau Jawa. Mulai dari pencemaran limbah hingga alih fungsi lahan yang menyebabkan erosi dan sedimentasi. Karena itu, kepedulian terhadap sungai penting untuk disosialisasikan kepada masyarakat.

"Akibat kerusakan ini, alam yang menjadi korbannya. Sehingga kepedulian generasi muda sangat dibutuhkan," tuturnya.

Sementara Kabag Humas PJT I, Inni Dian Rohani menambahkan, pemilihan Duta Sungai 2017 merupakan kegiatan inti dalam menyemarakkan Puncak Gebyar 20 Tahun JKPKA (Jaring-jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air). Peserta seleksi merupakan perwakilan SMA/SMK/MAN yang menjadi representasi dari generasi muda penggiat lingkungan.

Penobatan Duta Sungai 2017 oleh Perum Jasa Tirta I
© 2017 merdeka.com/Istimewa

Selain Duta Sungai, PJT I juga menggelar Radyastuti Award. Yakni, penghargaan kepada para insan yang berperan aktif mengawal dan berperan serta selama 20 tahun JKPKA berdiri.

Sebanyak 200 sekolah berwawasan air dan sungai berada dalam wadah JKPKA. Adapun penerima Radyastuti Awards dibagi dalam dua kategori, yakni sekolah terbaik dan guru terbaik.

Sekolah terbaik jatuh pada SMAN 2 Malang, sedangkan kategori guru terbaik diberikan kepada Soetarno Sahid, guru di SMAN 2 Jombang, yang kini menjabat sebagai koordinator JKPKA.

Nama Radyastuti Award sendiri diambil sebagai apresiasi kepada perintis JKPKA, Prof Ir Radyastuti. Ia merupakan seorang guru besar Universitas Negeri Malang bidang Ekologi dan Pengetahuan Lingkungan.

"Beliau guru besar yang berupaya keras agar materi lingkungan bisa masuk dalam mata pelajaran setingkat SMA," tandasnya.

PILIHAN EDITOR

(SR) Laporan: Darmadi Sasongko
  1. Info Kota
  2. Lingkungan
  3. Kota Malang
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA