1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Ditemukan mengenaskan, jenazah pemancing dikenali dari gelang kaki

Jenazah pemancing yang ditemukan mengapung dikenali keluarga dari gelang kaki yang digunakan di kai kiri.

© 2016 merdeka.com. ©2016 Merdeka.com Reporter : Siti Rutmawati | Selasa, 27 September 2016 20:17

Merdeka.com, Malang - Sesosok mayat ditemukan seorang nelayan mengapung sekitar lima mill dari pantai Sendang Biru. Setelah dievakuasi ke RSSA Malang, Senin (26/09), korban dikenali sebagai salah satu korban pemancing yang terseret ombak di Pantai Rantai Wulung, Kondang Merak, Kabupaten Malang. Dilansir dari merdeka.com, korban atas nama Tedi Wahyu Febrianto (22) dikenali dari gelang di kaki sebelah kiri.

"Saya bisa yakin karena gelang kain warna hijau kebiruan yang dipakai di kaki sebelah kiri," kata Didik Junianto (55), ayah korban di kamar mayat rumah sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, Senin (26/9).

Korban juga diketahui mengenakan cincin, tetapi karena kondisi jenazah yang sudah hancur, cincin tersebut tidak ditemukan. Lewat gelang tersebut, keluarga meyakini bahwa jenazah tersebut adalah putra kelimanya, Tedi Wahyu Febrianto (22).

Kapolsek Bantur AKP Yatmo mengatakan, pencarian terfokus di Kecamatan Bantur. Namun seorang nelayan, melaporkan kalau melihat jenazah mengapung di laut Pantai Sendangbiru.

"Awalnya kami tidak yakin karena jaraknya sangat jauh dari lokasi kejadian. Tetapi kami tetap memeriksa ke lokasi penemuan," kata Yatmo.

Selain itu, pihaknya mengira jenazah tersebut korban perahu terbalik di Sendangbiru Sabtu (24/9) lalu. Tetapi keluarga meyakini, bahwa mayat tersebut sebagai Tedi Wahyu Febrianto.

"Keluarga memastikan, gelang itu memang dipakai korban. Jadi sekarang tinggal satu korban yang belum ditemukan," tegasnya.

Yatmo juga mengungkapkan bahwa tim SAR mengalami kendala besarnya ombak pantai selatan. Ketiggian ombak mencari tiga hingga empat meter.

PILIHAN EDITOR

(SR)
  1. Peristiwa
  2. Kabupaten Malang
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA