1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Tunggu taksi di pinggir jalan, tas pasutri dijambret duda bertato

Pasangan suami istri ini dijambret pengemudi sepeda motor. Pelaku belakangan diketahui berinisial GB, menarik tas korban korban dari belakang.

Ilustrasi Penjambretan. ©2017 Merdeka.com Editor : Siti Rutmawati | Contributor : Darmadi Sasongko | Selasa, 11 April 2017 12:02

Merdeka.com, Malang - Saat sedang menunggu taksi dipesan secara online, pasangan suami istri (Pasutri) Yunita Sari (24) dan Fery Ferdianto (26), dijambret pengemudi sepeda motor. Pelaku belakangan diketahui berinisial GB, menarik tas korban Yunita dari belakang.

Aksi pelaku menggunakan sepeda motor matic N 4568 itu berlangsung secara cepat. Akibat kejadian itu, korban mengaku menderita kerugian berkisar Rp 6 juta. Tas korban berisi KTP, SIM, ATM, uang tunai dan smartphone I-phone 6.

Beruntung GB berhasil dibekuk suami korban, dibantu warga masyarakat yang sedang melintas. Pelaku berhasil terkejar di Jalan Candi Panggung, kota Malang, tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Seorang warga mengajak suami korban untuk mengejar pelaku dengan sepeda motor," kata Kanit Reskrim Polsek Lowokwaru, AKP Roikhan, Senin (10/4).

GB tubuhnya dipenuhi tato itu, diketahui sebagai residivis dalam kasus narkoba. Pelaku pernah menjalani hukuman 2008 hingga 2012.

Kepada petugas, tersangka mengaku melakukan penjambretan untuk menghidupi kedua anaknya. Ia mengaku tidak bekerja dan harus menghidupi kedua anaknya.

"Istri tersangka sudah meninggal Agustus tahun lalu. Hasil jambret digunakan untuk kebutuhan hidup," ungkapnya.

Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian Dengan Kekerasan (Curas). Tersangka diancam hukuman 9 tahun penjara.

PILIHAN EDITOR

(SR) Laporan: Darmadi Sasongko
  1. Kriminal
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA