1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Mobil ditabrak kereta, ibu dan anak tewas seketika

Mobil yang berisi satu keluarga itu tertabrak dan terseret sekitar 200 meter dari lokasi kejadian. Ibu dan anak tewas, ayah dalam kondisi kritis.

©2017 Merdeka.com Editor : Siti Rutmawati | Contributor : Darmadi Sasongko | Senin, 20 Februari 2017 12:19

Merdeka.com, Malang - Kecelakaan kereta api di kabupaten Malang, menewaskan ibu dan salah satu anaknya. Sementara sang suami, yang mengemudikan mobil mengalami luka kritis dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruan.

Kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian di Jalan Adi Santoso, desa Ardirejo, kecamatan Kepanjen, kabupaten Malang, Minggu (19/02) sekitar pukul 10.55 WIB. Jenazah korban dievakuasi ke Kamar Mayat Rumah Sakit (RSSA) Saiful Anwar Malang.

Kecelakaan terjadi tepatnya di Jalan Adi Santoso, desa Ardirejo, kecamatan Kepanjen, kabupaten Malang, Minggu (19/02) sekitar pukul 10.55 WIB. Mobil jenis Suzuki APV dengan nopol L 1751 FS itu melaju dari Barat ke Timur melintasi rel tidak berpalang pintu.

Mobil yang berisi satu keluarga itu tertabrak dan terseret sekitar 200 meter dari lokasi kejadian. Mobil dalam kondisi ringsek di beberapa bagian.

"Korban dalam mobil satu keluarga dari Sumberpucung akan ke Gondanglegi. Mobil terseret sekitar 200 meter," kata Edy Sarwono, Petugas Evakuasi BPPD Kabupaten Malang di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA), Minggu (19/2).

Korban meninggal dunia atas nama Anik Setyoningsih (38) dan anaknya Mochammad Iqbal Ridho Syahputra (8). Sementara Sujianto (39) mengalami luka kritis di beberapa bagian. Mereka tercatat sebagai Warga Jalan Ronggolawe RT 025 RW 003 desa Sumberpucung, kecamatan Sumberpucung, kabupaten Malang.

Kapolsek Kepanjen Kompol Mas Ahmad Sujalmo mengatakan mobil diduga tidak mengetahui kalau kondisi kereta sudah dekat. Sehingga kereta yang meluncur dari arah Surabaya ke Blitar menghantam sisi kiri mobil tersebut.

"Saat ini, mobil sudah dilakukan evakuasi dari TKP," kata Mas Ahmad Sujalmo.

Sementara itu, anggota keluarga yang mendatangi rumah sakit tidak bisa menyembunyikan kesedihan. Mereka histeris melihat kondisi jenazah.

PILIHAN EDITOR

(SR) Laporan: Darmadi Sasongko
  1. Peristiwa
  2. Kabupaten Malang
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA