1. MALANG
  2. AREMANIA

Akibat sanksi Komdis PSSI, Arema FC alami kerugian miliaran Rupiah

"Sampai akhir musimnya, mungkin kami berpotensi kehilangan sekitar Rp. 5 miliar," ujar CEO Arema FC, Iwan Budianto.

©2018 Merdeka.com Reporter : Rizky Wahyu Permana | Minggu, 14 Oktober 2018 12:37

Merdeka.com, Malang - Sanksi Komisi Disiplin PSSI pada Arema FC yang melarang adanya penonton kandang hingga akhir musim tak hanya membuat mereka menjadi rugi secara moral. Dilansir dari Bola.net, Arema FC bahkan juga mengalami kerugian secara material hingga miliaran rupiah.

"Sampai akhir musimnya, mungkin kami berpotensi kehilangan sekitar Rp. 5 miliar," ujar CEO Arema FC, Iwan Budianto.

"Ini dari lima pertandingan kandang kita saja ya," sambungnya.

Pria yang karib disapa IB ini membeber perincian soal besaran potensi kerugian Arema. Menurut pria berusia 44 tahun ini, kerugian tersebut tak sekadar dari potensi pemasukan tiket laga kandang Arema.

"Ada juga kerugian dari sponsor event, yaitu sponsor yang masuk di tiap pertandingan kandang, baik melalui LED A-board maupun aktivasi di sekitar stadion," sambungnya.

Sementara itu, IB mengaku bahwa hukuman ini sangat berat bagi Arema. Namun, ia memastikan bahwa Arema akan menerima sanksi tersebut dengan kepala tegak.

"Kami tidak akan mengajukan banding. Namun, kami akan berada di barisan terdepan untuk membangun kesadaran para suporter, utamanya Aremania, agar berubah menjadi lebih baik," tegasnya.

Sebelumnya, Arema harus menerima sanksi dari bermain tanpa penonton sampai akhir musim. Sanksi ini bermula dari insiden pitch invasion dalam laga antara Arema dan Persebaya, di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (06/10) lalu.

Selain sanksi ini, Arema juga diganjar sanksi Rp. 100 juta akibat adanya penyalaan cerawat dan pelemparan botol ke lapangan.

Dalam sidang yang sama, Komdis PSSI pun menjatuhkan hukuman pada dirijen Aremania, Yuli Sumpil, terkait aksi provokasinya pada pemain Persebaya yang sedang melakukan pemanasan pada jeda pertandingan. Bersama Fandy, salah seorang Aremania lain yang juga ikut melakukan provokasi pada laga tersebut, Yuli dihukum tak boleh masuk stadion di wilayah Republik Indonesia seumur hidup.

PILIHAN EDITOR

(RWP)
  1. Kabar Arema
  2. Arema FC
  3. Liga 1
  4. PSSI
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA