1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Ini yang terjadi pada hewan kurban yang tak laku dijual

Para penjual memiliki beberapa cara agar hewan kurban mereka dapat laku seluruhnya, namun jika tidak dapat terlaksana, ini yang mereka lakukan.

©2016 Merdeka.com Reporter : Rizky Wahyu Permana | Senin, 12 September 2016 11:45

Merdeka.com, Malang - Idul Adha merupakan musim panen bagi banyak penjual hewan kurban. Keinginan banyak orang untuk berkurban menyebabkan banyak penjual hewan kurban yang bermunculan di berbagai sudut kota Malang. Namun tentu saja ada kemungkinan bahwa semua hewan kurban yang dibawa tidak laku terjual.

Peluang tidak laku itu semakin besar terutama pada tahun ini ketika penjualan hewan kurban semakin menurun. Beberapa penjual memiliki cara yang tersendiri untuk menyalurkan hewan-hewan yang tidak laku terjual ini. Namun beberapa penjual juga tetap berusaha untuk membuat hewan yang mereka bawa tetap laku terjual.

Mistar, salah satu penjual hewan kurban menyebutkan bahwa di malam sebelum Idul Adha ketika takbir mulai berkumandang dia akan memotong harga jual kambingnya.

"Kalau sampai malam masih ada kambing yang belum terjual ya saya nggak ambil untung. jadinya dijual harga pas biar nggak repot bawa pulang," ujar Mistar.

Namun jika memang sudah tidak ada pembeli lagi pada hewan kurban tersebut, seluruh pembeli memiliki jalan yang sama terhadap hal tersebut. Kambing-kambing tersebut akan mereka jual di pasar hewan seperti biasa.

Tentu saja hewan tersebut tidak akan langsung dijual di pasar saat itu juga. Rosi, penjual hewan kurban di seputaran jalan Langsep mengungkapkan ada waktu tertentu untuk menjual hewan yang tak laku tersebut.

"Biasanya ya ditunggu dulu dua minggu, sebelum dijual ke pasar hewan," ujar Rosi.

Jeda dua minggu ini dikatakannya untuk menunggu agar harga hewan tersebut kembali stabil.

"Biasanya kalau dijual langsung setelah Idul Adha, harga pasarannya itu turun," tandasnya.

PILIHAN EDITOR

(RWP)
  1. Event
  2. Info Kota
  3. Idul Adha 2016
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA