1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Abah Anton lakukan Monev UN pada sejumlah SMP di kota Malang

Abah Anton melaksanakan Monev ke sejumlah sekolah pada hari pertama pelaksanaan Ujian NAsional (UN) tingkat SMP/MTs.

©2016 Merdeka.com Reporter : Rizky Wahyu Permana | Senin, 09 Mei 2016 11:49

Merdeka.com, Malang - Pada pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP hari pertama, Walikota Malang, H. Mochammad Anton melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ke sejumlah sekolah. Abah Anton bersama Sekretaris Daerah Kota Malang, Ir. Cipto Wiyono dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang melaksanakan monitoring dan evaluasi UN di SMPK Cor Jesu, SMPK Santa Maria dan SMPN 1 Malang.

Dari kota Malang sendiri, terdapat 13.076 siswa jenjang SMP/MTs dan sederajat yang mengikuti UN mulai senin (9/5) hingga kami (12/5) mendatang. Ada 143 SMP/MTs baik negeri maupun swasta yang terbagi dalam 27 rayon. Di wilayah kota Malang sendiri ujian tersebut dilaksanakan dengan dua sistem yang berbeda yaitu sistem ujian berbasis komputer (CBT) dan sistem ujian berbasis kertas (PBT).

SMP yang melaksanakan ujian berbasis komputer adalah  SMPN 1, SMPN 4, SMPN 5, SMPN Charis, SMP Bina Bangsa, SMP Wesley, dan MTs Negeri 1 Malang dengan total siswa sebanyak 1.025 siswa. Sedangkan sebagian besar sekolah yang lain melaksanakan Ujian Nasional dengan berbasis kertas.

Abah Anton lakukan Monev UN SMP
© 2016 merdeka.com/Istimewa

"Berbagai upaya telah dilakukan untuk mensukseskan gelaran UN ini baik dalam segi teknis maupun non teknis, seperti sosialisasi prosedur pelaksanaan UN pada jum’at (22/4) lalu, kerjasama dengan PLN dan pihak Telkom serta pihak Kepolisian dan jajaran lainnya yang terkait" tutur Zubaidah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang.

Pada kesempatan tersebut, Abah Anton menyampaikan bahwa kedepannya Pemerintah Kota Malang akan berupaya menyediakan komputer sebagai sarana agar siswa dapat melaksanakan ujian dengan sistem CBT. "Salah satu upaya nya adalah dengan meminjamkan komputer dari sekolah-sekolah yang telah melaksanakan ujian secara bergiliran, sembari menunggu proses pengadaannya dilaksanakan" ujar Abah Anton.

Pada hari pertama ujian ini seluruh siswa mengerjakan pelajaran bahasa Indonesia dan kemudia disusul matematika pada selasa, bahasa Inggris pada rabu, dan Ilmu pengetahuan Alam (IPA) pada kamis. Bagi siswa yang berhalangan mengikuti ujian pada tanggal 9 hingga 12 dapat mengikuti UN susulan pada 16 hingga 17 mei mendatang.

PILIHAN EDITOR

(RWP)
  1. Abah Anton
  2. Info Kota
  3. Pendidikan
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA