1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Melacak jejak perkembangan seni di Museum Musik Indonesia

Satu-satunya museum musik di Indonesia ini merupakan tempat yang menyimpan harta karun musik di Indonesia.

©2016 Merdeka.com Reporter : Rizky Wahyu Permana | Rabu, 06 April 2016 13:57

Merdeka.com, Malang - Malang merupakan salah satu daerah yang memiliki cukup banyak museum. Mulai dari museum milik negara hingga museum yang menjadi tempat wisata, Malang memiliki semua itu di dalamnya. Namun di antara banyaknya museum di Malang tersebut, terdapat sebuah museum yang cukup unik dan merupakan satu-satunya di Indonesia, tempat itu adalah Museum Musik Indonesia.

Jika dilihat dari luar, rumah yang berada di Perum Griya Shanta blok G no 407 itu hampir tidak ada bedanya dengan rumah-rumah di sekitar. Namun siapa sangka tempat itu merupakan satu-satunya museum musik yang ada di Indonesia dan menyimpan kekayaan budaya yang luar biasa khususnya segala sesuatu yang berhubungan dengan musik.

Pada mulanya, sebelum berganti nama menjadi Museum Musik Indonesia, tempat ini lebih dulu dikenal sebagai Galeri Malang Bernyanyi (GMB). Galeri ini didirikan oleh Komunitas Pecinta Kayutangan bersama beberapa musisi asal kota Malang pada 8 Agustus 2009.Pada perkembangannya, galeri ini kemudian beralih wujud menjadi sebuah museum yang mencatat dan menyimpan berbagai peninggalan yang berkaitan dengan musik.

Koleksi Museum Musik Indonesia
© 2016 merdeka.com/Rizky Wahyu Permana




Walaupun pada awal pendiriannya masih belum menggunakan nama museum, namun komunitas ini memiliki visi untuk turut memelihara sejarah musik indonesia dengan misi menghimpun rekam jejak musik di Indonesia. Walau nama Museum Musik Indonesia telah digunakan oleh GMB sejak 2012, namun secara legal izin penggunaan nama tersebut baru terwujud pada 29 Juni 2015.

Koleksi yang dimiliki oleh museum ini pun cukup luar biasa, tercatat ada sekitar 18.00 koleksi baik berupa alat musik tradisional, berbagai buku dan majalah musik, serta media penyimpan musik mulai dari piringan hitam, kaset, dan CD. Seluruh koleksi yang terdapat tersebut didapat dari sumbangan yang diberikan oleh musisi, kolektor, maupun beberapa partisipan yang ikut menyumbang.

Koleksi Museum Musik Indonesia
© 2016 merdeka.com/Rizky Wahyu Permana


Redy Eko Prasetyo, Humas dari Museum Musik Indonesia mengatakan bahwa museum itu sepenuhnya dibangun dan dibiayai dari dana swasta. Pendanaan masih bersifat donatur dari kelompok dan perorangan yang peduli tentang musik. Untuk perawatan koleksi dari museum itu sendiri, terdapat beberapa sukarelawan yang membantu untuk merawat dan merapikan koleksi-koleksi yang dipajang. Sebagian besar pendukung dari museum ini berangkat dari satu kesamaan hobi dan kecintaan terhadap musik.

Bagi para musisi, tempat ini dapat menjadi sumber referensi dan inspirasi untuk berkarya. Namun tempat ini juga sangat terbuka jika Anda ingin melihat jejak perkembangan musik di indonesia. Berbagai koleksi kuno seperti rekaman dan majalah dari masa lampau juga dapat menambah pengetahuan Anda tentang kebudayaan.

Museum Musik Indonesia biasanya dibuka mulai jam 10 pagi hingga malam hari. Museum ini terbuka untuk umum dan tidak menarik biaya bagi pengunjungnya. Bagi Anda yang tertarik untuk melihat kekayaan musik yang dimiliki Indonesia, dapat langung menuju lokasi museum di Perum Griya Shanta blok G no 407.

PILIHAN EDITOR

(RWP)
  1. Museum
  2. Seni
  3. Wisata Sejarah
  4. Wisata Budaya
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA