1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Waspada paham radikal, Imam Nahrowi imbau selektif pilih organisasi

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nachrowi kutuk keras organisasi pemuda terapkan paham radikal.

Darmadi Sasongko. ©2016 Merdeka.com Reporter : Siti Rutmawati | Kamis, 17 November 2016 11:37

Merdeka.com, Malang - Menyikapi dugaan tiap organisasi pemuda disusupi paham radikal, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nachrowi mengajak pemuda Indonesia untuk bersikap selektif terhadap keberadaan organisasi tersebut. Negara dalam kaitan hukum, harus dapat memproses hukum maupun mengantisipasi segala hal mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

"Makanya sekarang harus selektif, dan negara harus betul-betul melihat mana potensi-potensi yang memecah belah NKRI, baik individu maupun organisasi itu juga harus dilakukan selektif dan keras," kata Imam Nachrowi usai menjadi pembicara Dialog Peran Pemuda di Indonesia di Universitas Islam Malang (Unisma), Rabu (16/11), seperti dilansir dari merdeka.com.

Semua organisasi tidak boleh mengajarkan atau mengusung paham radikal. Tidak ada tempat dan ruang untuk organisasi semacam itu, karenanya hukum juga harus tegas.

"Kalau kita biarkan maka ke depan aman-aman saja untuk mengajarkan doktrin-doktrinnya di tanah air. Deradikalisasi harus terus dikawal," terangnya.

Imam Nachrowi pun mengutuk segala bentuk aksi teror dan kekerasan belakangan banyak terjadi di Tanah Air. Pihaknya mendorong aparat keamanan untuk mengusut secara tuntas para pelaku.

"Kita mengutuk keras, itu (teror) tidak boleh terjadi. Saya kira kesempatan aparat hukum untuk mengusut tuntas. Siapapun pelakunya," kata Imam Nachrowi.

Imam menegaskan, terorisme tidak boleh hidup di Indonesia karena akan menjadi ancaman disintegrasi bangsa. Sikap negara sudah jelas dan tegas dalam menghadapi teror dengan segala bentuknya.

PILIHAN EDITOR

(SR)
  1. Peristiwa
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA