1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Pria bercadar bobol Alfamart, ratusan pak rokok raib

Sebuah toko Alfamart dibobol seorang pria bercadar, kerugian mencapai Rp 8,7 juta.

©2016 Merdeka.com Reporter : Siti Rutmawati | Kamis, 13 Oktober 2016 09:17

Merdeka.com, Malang - Seorang pria bercadar dengan perawakan kecil membobol sebuah toko Alfamart di kota Malang. Rekaman CCTV menunjukkan pelaku dengan cepat melakukan aksinya.

"Pelaku menggunakan cadar, berperawakan sedang. Sudah dilaporkan, tadi polisi datang ke lokasi," kata salah seorang karyawan yang menolak menyebutkan namanya Selasa (11/10), seperti dilansir dari merdeka.com.

Pelaku masuk dengan menjebol plafon, sebelum kemudian mengacak-acak barang di lantai 1. Sejumlah barang di etalase sekitar meja kasir amblas dibawa pencuri.

"Diperkirakan masuk melewati lantai 2, kemudian menjebol plafon dan masuk ruang sales. Pelaku merusak pintu etalase barang," katanya.

Aksi pembobolan Alfamart di Jalan Ahmad Yani Utara, kelurahan Balearjosari, kecamatan Blimbing, kota Malang itu terjadi Selasa (11/10) sekitar pukul 00.45 WIB. Namun baru diketahui saat memulai aktivitas sekitar pukul 07.00 WIB.

Seorang karyawan mendapati barang-barang yang dipajang di sekitar meja kasir berantakan. Ratusan pak rokok berbagai merek hilang. Satu unit tab merek Samsung yang digunakan sebagai kelengkapan penjualan juga tidak berada di tempatnya. Akibat kejadian tersebut mengalami kerugian sekitar Rp. 8,7 juta.

Perlu diketahui, Alfamart yang berada di utara flyover Arjosari itu sudah tiga kali dibobol maling dalam kurun waktu sekitar 3 tahun terakhir. Kejadian yang sama sekitar setahun lalu, dan terulang kembali sekitar Maret lalu.

Padahal toko tersebut terletak di tepi jalan raya yang ramai dan padat lalu lintas. Namun kenyataannya pencuri leluasa menggasak barang yang diinginkan sampai berkali-kali.

Kapolsek Blimbing, Kompol Gatot Setiawan saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Namun dirinya mengaku belum mendapatkan laporan.

"Kabarnya begitu, tapi secara resmi tertulis belum ada laporan masuk," katanya.

 

(SR)
  1. Kriminal
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA