1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Pemkot & Forkopimda Malang, siaga jelang Natal dan Tahun Baru

Pemkot Malang dan Forkompimda mantapkan langkah untuk kesiapsiagaan jelang libur Natal dan Tahun Baru 2017.

©2016 Merdeka.com Reporter : Siti Rutmawati | Kamis, 22 Desember 2016 10:06

Merdeka.com, Malang - Menjelang Natal dan Tahun Baru 2017, DPRD dan Pemerintah Kota Malang menggandeng Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), TNI-Polri, tokoh agama, dan organisasi masyarakat (tiga pilar plus) memantapkan langkah untuk kesiapsiagaan keamanan. Mempersiapkan hal tersebut, mereka melakukan koordinasi terkait pengamanan Natal dan Tahun Baru 2017, di Ballroom Ijen Suite Hotel Malang, Rabu (21/12).

Walikota Malang, H. Mochammad Anton dalam sambutannya menyampaikan seluruh komponen masyarakat, tak terkecuali anggota Forkompimda kota Malang, diharapkan untuk senantiasa mengembangkan dan memantapkan kesiapsiagaan dalam menghadapi munculnya berbagai potensi kerawanan. Meliputi penyediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat, sarana transportasi, ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM), maupun keamanan dan ketertiban masyarakat, serta bencana alam dan kerawanan sosial yang lain.

"Hal-hal inilah yang perlu kita perhatikan, cermati dan pantau terus menerus agar potensi kerawanan tersebut bisa tertangani dengan baik dan tidak berkembang menjadi persoalan yang justru akan meresahkan masyarakat" ujar Abah Anton, sapaan akrab H. Mochammad Anton.

Abah Anton berharap, selama libur Natal dan Tahun Baru mendatang, seluruh instansi terkait senantiasa dapat melakukan pemantauan, pengawasan terhadap berbagai hal. Beberapa diantaranya seperti pergerakan arus jalan, kelancaran dan keselamatan lalu lintas, keamanan dan ketertiban masyarakat, ketersediaan dan harga bahan pokok serta BBM di masyarakat.

"Tentu tidak cukup hanya dipantau saja, namun harus disertai dengan koordinasi yang baik diantara kita" tegasnya.

Prinsipnya, kata Abah Anton, pengawasan berlanjut terus dilakukan, khususnya di tempat-tempat yang berpotensi terjadi kerawanan. Komunikasi secara intensif diperlukan, terutama di wilayah-wilayah yang terpetakan menjadi kawasan rawan bencana, lokasi keramaian masyarakat, simpul-simpul kepadatan arus lalu lintas, jalur transportasi, tenpat ibadah, dan tempat publik lainnya.

"Lakukan koordinasi yang baik dengan mengoptimalkan sarana komunikasi yang ada, seperti telepon, radio amatir, maupun jejaring sosial twiter, bbm, orari, dan lain-lain," kata Abah Anton.

Forkopimda Malang jelang Natal dan Tahun Baru
© 2016 merdeka.com/Istimewa


Dengan demikian, lanjut Abah Anton, akan terwujud sinergi, keterpaduan, dan kebersamaan dalam mewujudkan keselamatan, keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus mudik dan arus balik. Termasuk pula berbagai kegiatan masyarakat lainnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, Arief Wicaksono menyampaikan, rapat koordinasi tersebut menjadi media seluruh Forkopimda kota Malang untuk saling merapatkan barisan. Tujuannya untuk saling mendukung demi keamanan serta ketertiban kota Malang selama libur Natal dan Tahun Baru.

"Demikian pula dengan peran tokoh agama dan tokoh masyarakat yang ada di kota Malang juga akan selalu kita butuhkan. Untuk itu, apresiasi positif selalu kami berikan kepada mereka atas peran serta aktifnya untuk mewujudkan kota Malang yang aman dan nyaman" tandas Arief.

PILIHAN EDITOR

(SR)
  1. Abah Anton
  2. Info Kota
  3. Natal 2016
  4. Tahun Baru 2017
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA