1. MALANG
  2. KABAR MALANG

Abah Anton raih penghargaan Satyalancana Karyabhakti Praja Nugraha

Walikota Malang, H Mochammad Anton mendapat penghargaan Satyalancana Karyabhakti Praja Nugraha pada peringatan hari Otonomi Daerah ke-20 .

©2016 Merdeka.com Reporter : Rizky Wahyu Permana | Senin, 25 April 2016 14:26

Merdeka.com, Malang - Walikota Malang, H Mochammad Anton mendapat penghargaan Satyalancana Karyabhakti Praja Nugraha pada peringatan hari Otonomi Daerah ke-20 yang dilaksanakan di Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam prosesi tersebut hadir Wakil Presiden Jusuf Kalla serta Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Penghargaan ini sendiri diberikan kepada kepala daerah yang sukses memimpin pemerintahan daerah sehingga daerahnya berhasil mendapatkan predikat terbaik dalam penilaian LPPD ( Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah). Terdapat 9 Walikota, 10 Bupati, serta 3 Gubernur yang turut menerima penghargaan tersebut bersama kota Malang.

Pemberian penghargaan tersebut terasa semakin manis karena pelaksanaannya di Kulon Progo yang menghentikan tradisi pemerintahan yang sebelumnya sangat sentralistik. Acara ini sendiri diadakan sekaligus untuk memperingati hari otonomi daerah yang telah berusia 20 tahun pada 2016 ini.

"Dari daerah untuk daerah. Mengembalikan semangat otonomi melalui daerah. Oleh karenanya hari Otoda mengambil tema "Memantapkan Otonomi Daerah Menghadapi Tantangan Masyarakat Ekonomi )", eksplorasi potensi daerah dan peningkatan daya saing daerah dengan kinerja tinggi menjadi spirit peringatan, "ujar Mendagri, Tjahjo Kumolo.

Selain penghargaan Satyalancana Karyabhakti Praja, terdapat juga penghargaan penganugerahan Parasamya Purnakarya Nugraha bagi daerah yang telah menerima penghargaan Satyalancana selama tiga tahun berturut-turut. Empat daerah tersebut adalah Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Pasaman, Kota Probolinggo dan Kota Semarang.

Hari otonomi Daerah ke-20
© 2016 merdeka.com/Istimewa

Pemberian penghargaan tersebut dilakukan sendiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla kepada para kepala daerah. Dalam sambutannya, JK menegaskan bahwa otonomi bersifat dinamis serta diletakkan pada karakteristik dan potensi daerah yang berbeda beda.

Namun ditambahkannya pula bahwa otonomi harus mampu menguatkan NKRI sehingga pemerintah daerah tetap harus diposisikan kepanjangan tangan pemerintah pusat. Tujuan politik, tujuan legeslasi dan tujuan ekonomi harus diikat dalam satu kesatuan yang sinergis.

Setelah meraih penghargaan ini, Walikota Malang H. Mochammad Anton menyampaikan terima kasih  kepada seluruh jajaran Pemkot Malang, lembaga DPRD Kota, Forpimda, Pemprov Jatim dan tentunya warga kota Malang. Ditegaskan Anton bahwa penghargaan yang diraih kota Malang ini tidak terlepas dari sinergitas yang kuat dari semua elemen.

"Meskipun anugerah ini disematkan atas kepemimpinan (Kepala Daerah), namun saya sadar ini juga tidak lepas dari partisipasi dan kerjasama dari berbagai elemen pembangunan di kota Malang, "ujar Abah Anton.

Bagi Abah Anton, penghargaan ini selain sebagai apresiasi juga merupakan tanda bahwa kota Malang sudah berada pada jalur pembangunan yang tepat.

PILIHAN EDITOR

(RWP)
  1. Abah Anton
  2. Info Kota
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA